Iklan
jump to navigation

2 Rider Yamaha Indonesia Kibarkan Merah Putih (UB150), Tampil Lebih Baik M Faerozi Finish 10 Besar (AP250)   04/06/2018

Posted by Rudy SouL in Otomotif.
trackback

Sob,Pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Wahyu Aji Trilaksana membuktikan ucapannya untuk meraih podium dalam race ke-2 kelas Underbone 150 (UB150) gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018) di Sirkuit Suzuka, Jepang (3 Juni). Setelah finish ke-4 di race awal, Sabtu (2 Juni), pada akhirnya Wahyu Aji dapat merebut podium runner-up UB150 di race 2, Minggu (3 Juni).

Perfoma mesin Yamaha MX King 150 terbukti prima. “Iya, saya sangat senang hari ini. Tim saya bekerja keras untuk balapan Minggu ini. Setelah banyak masalah teknis, hari ini kita kembali kuat. Alhamdulillah, saya berada disini untuk prestasi podium kedua. Terimakasih Yamaha, mekanik dan semua sponsor yang sudah support saya,“ terang Wahyu Aji yang juga runner-up UB150 tahun lalu (ARRC 2017).

Saat ini Wahyu Aji ada di urutan ke-3 dalam klasemen sementara UB150. Perbedaan poinnya sangat tipis dengan deretan pertama dan kedua.  Semakin spesial, karena podium juara UB150 race ke-2 direnggut pembalap tim satelit Yamaha Yamalube SND Factory, Gupita Kresna. Alhasil, lagu Indonesia Raya berkumandang di Negeri Matahari Terbit. Sebelumnya di race perdana, Gupita Kresna merebut podium ke-3.

“Motor saya sangat mendukung. Namun pada pertengahan lap, saya memilih bermain aman dahulu. Safety untuk mesin. Baru di lap akhir, saya push dan berhasil masuk duluan di tikungan terakhir chicane,” ujar Gupita Kresna yang ada di peringkat ke-5 dalam klasemen sementara UB150.

Untuk kelas AP250 sendiri, potensi racer muda asal Jatim, M Faerozi membuktikan kemampuannya untuk memberikan hasil lebih baik dari race pertama. Talenta usia 16 tahun yang pertama kali berkompetisi di trek Suzuka ini dapat menembus posisi 10 besar. Saat race awal, finish ke-13. Disamping itu, M Faerozi juga dapat mempertajam best-timenya menjadi 2 menit 29,526 detik. Lebih baik dibanding race pertama yang mengukir 2 menit 30,848 detik. So, dipertajam signifikan hingga 1,3 detik.

“Mulai start, saya bisa bergabung dengan rombongan depan. Saya mencoba untuk menjaga ritme agar bisa fight pada rombongan. Saya bersyukur dapat finish 10 besar. Banyak pengalaman yang saya dapatkan di sirkuit ini agar menjadi modal untuk race selanjutnya,“ terang M Faerozi.

Pada bagian lain, rekan satu tim M Faerozi, yaitu Richard Taroreh mengalami accident pada lap ke-5 hingga tidak dapat melanjutkan balapan race 2 AP250. Pengalaman pertama di lintasan Suzuka menjadi motivasi kuat petarung asal Manado, Sulawesi Utara ini untuk lebih baik di putaran-putaran ARRC 2018 berikutnya.

“Saya berusaha maksimal untuk tetap bisa ke depan. Pada lap ke 5, tepatnya tikungan S terakhir, Hafiz yang berada di depan saya out. Saya mencoba masuk lebih dulu. Namun Hafiz memaksa masuk lagi hingga roda depan saya tersenggol dengan roda belakang Hafiz dan saya terjatuh hingga tidak bisa menyelesaikan perlombaan. Ini pengalaman petama untuk saya dengan karakter sirkuit yang cukup mengasah skill.  Semoga di seri India nanti bisa meraih hasil yang lebih baik,“ tukas Richard Taroreh.

Adapun seri ke-4 ARRC 2018 akan diselenggarakan di Sirkuit Madras, India pada 3-5 Agustus nanti. Dukung terus rider kebanggan Tanah Air, dukungan kalian bisa memberikan semangat bagi mereka “untuk Merah Putih Semakin Di Depan”.

Iklan

Komentar»

No comments yet — be the first.

Terimakasih komenya,maaf kalau ndak bisa bales satu persatu :D

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: