Seperti OVJ,Jatimotoblog akan tetap kompak siapapun dalangnya.

Sob,sebenarnya saya kurang tau betul akar masalah yang ada di Jatimotoblog,sampai sampai ada beberapa anggota yang memilih keluar !kenapa sebelum keluar ada konfirmasi terlebih dahulu ke semua anggota!!tau tau sudah keluar begitu saja 😯 haddeehh…bingung ora sob ❓

Sebagai anggota Jatimotoblog saya juga merasa tidak di anggap (hayyaahh lebay) ,kita kan satu grub satu komunitas,meskipun hanya sebagai anggota rasanya berhak untuk memberikan tanggapan dan urun pendapat seandainya saja masalah yang ada di rembug bareng bareng,memecahkan suatu masalah akan lebih baik jika di selesaikan banyak kepala dari pada satu kepala,bener g sob ❓

Yawes lah…nasi sudah menjadi bubur!!sekarang tinggal bagaimana caranya kita menikmati bubur itu,bukan berarti nasi yang sudah menjadi bubur tidak enak untuk di nikmati kan sob…?

Harapan saya kedepanya siapapun dalang yang akan memimpin Jatimotoblog bisa membawa Jatimotoblog lebih baik.

Salam Rudy Sou1

Bukan rahasia lagi,pelek mio gampang geol.

ilustrasi sob 😀 ,klo pelek geol seperti ini rasanya .

Sob,bukan rahasia lagi kalau pelek mio gampang geal geol dan sepertinya hal yang sudah biasa!ini penyakit mio dari dulu!Saya sendiri mengalalami pelek geol stelang motor masuk lobang persegi yang berada di bawah Fly over Arjosari Malang,kejadian ini saya alami saat pulang dari Surabaya untuk menghadiri Lanching Mio Fino kemarin,ban depan dan belakan motor saya masuk saat posisi motor saya pacu dengan kecepatan ± 60km/j.Parahnya di tempat itu sangat minim penerangan jalan,begitu masuk lubang “duuaarr”  ban lagsung kempes,terpaksa jalan kaki sambil nuntun si mio.

Jarak 100 meter untung ada tambal ban,setelah di buka si tambal ban,wuuiihh…ternyata ban dalam sobek sampai 4 cm sob 👿 ,yaweslah….berhubung sudah malam tidak ada lagi yang jualan ban dalam,akhirnya di tambal sama bapak tukang tambal ban sambil memberitahukan bahwa jangan sampai membawa motor dalam kecepatan tinggi,karena tambalan dengan kondisi seperti itu tidak akan kuat.

Siipp,akhirnya sudah selesai!langsung hidupin mesin tak lupa ucapan terimakasih saya sama pak tukang  tambal ban.Tapi beberapa meter motor berjalan terasa yang aneh,“pirasat g enak nih” wooeehh..ternyata pelek motor sekarang bisa goyang dombret 👿 .ingat sama pesen bapaknya tadi g boleh bawa motor dengan kecepatan tinggi.Oke… bawa motor maksimal 50 km/j biar pelan asal sampek rumah 😀 .

Akhirny keEsokan paginya saya bawa motor ke temenya temen saya yang ahli servis pelek peyang,lumayan lama sih prosesnya tapi Alhamdulillah pelek kembali sepertisemula,g geyal geyol lagi 😀 .

Kemudian saya tanyakan ke teman saya yang bekerja di yamaha,katanya untuk mio-j peleknya sudah ada perubahan alias g sama dengan mio sporty,semoga saja apa yang teman saya katakan itu benar dan mio g gampang geol lagi 😀 .

Semoga bermanfaat.