BREAKING: Fabio Quartararo Pindah ke Honda 2027? Akhir Era “El Diablo” di Yamaha!

Sob, dunia MotoGP kembali diguncang kabar mengejutkan. Belum juga musim 2026 dimulai, bursa transfer pembalap sudah “meledak”. Rumor terpanas menyebutkan bahwa sang juara dunia 2021, Fabio Quartararo, dilaporkan telah menyepakati kontrak dengan Honda (HRC) untuk musim 2027 dan 2028.

Fabio Quartararo

Setelah delapan musim yang penuh dinamika bersama Yamaha, benarkah “El Diablo” akhirnya menyerah dengan proyek M1? Mari kita bedah faktanya.

Sinyal Perpisahan: Mengapa Honda?

Keputusan Quartararo (jika dikonfirmasi secara resmi) sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Ada beberapa faktor kunci yang membuat kepindahannya ke pabrikan sayap tunggal ini menjadi masuk akal:

• Stagnasi Yamaha: Meski Yamaha sudah menjanjikan perubahan besar dengan mesin V4 baru untuk tahun 2026, laporan menyebutkan bahwa Fabio tidak merasa puas dengan hasil tes awal. Kesenjangan performa dengan pabrikan Eropa masih terasa lebar.

• Investasi Besar HRC: Honda tidak main-main. Setelah kehilangan Marc Marquez, HRC kabarnya menyiapkan anggaran raksasa untuk menarik talenta top demi mengembalikan kejayaan mereka di era regulasi mesin 850cc pada 2027 nanti.

• Butuh Tantangan Baru: Sejak meraih gelar juara pada 2021, Fabio terus berjuang sendirian di barisan depan dengan motor yang seringkali kalah tenaga. Pindah ke Honda bisa jadi adalah cara dia melakukan reset karier.

Efek Domino: Siapa Penggantinya di Yamaha?

Jika kursi utama di Monster Energy Yamaha kosong, siapa yang akan mengisinya? Rumor yang beredar di paddock menyebutkan nama Jorge Martin sebagai kandidat kuat. Martin, yang saat ini membela Aprilia, dikabarkan menjadi target utama Yamaha untuk menggantikan posisi Quartararo pada 2027.

Apa Artinya Bagi Penggemar?

Melihat Fabio Quartararo menunggangi RC213V (atau motor prototipe 2027 milik Honda) akan menjadi pemandangan yang sangat asing sekaligus menarik. Ini adalah pertaruhan besar bagi Fabio. Apakah dia akan bernasib seperti Marquez yang kesulitan di tahun-tahun terakhirnya di Honda, atau justru menjadi pahlawan yang mengembalikan mahkota juara ke Tokyo?

Satu yang pasti, musim 2026 akan menjadi “tarian terakhir” yang emosional bagi hubungan Fabio dan Yamaha.

Catatan: Hingga saat ini, kesepakatan ini dikabarkan baru mencapai tahap verbal dan laporan dari media ternama seperti Motorsport.com. Kita masih menunggu pengumuman resmi dari kedua belah pihak.

Bagaimana menurut kalian, GP Mania? Apakah Fabio melakukan langkah yang tepat dengan pindah ke Honda, atau seharusnya dia bertahan menunggu keajaiban mesin V4 Yamaha? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!