
Sob,sebelu harga BBM naik pemandangan yang sering kita temui adalah antrian kendaraan dan jerigen hinga berpuluh puluh meter bahkan ada yang tembus sampai ratusan meter!Wooww…edaan wes pokoke!sampai sampai jalan umum jadi tempat antrian.
RS1 sendiri pernah mengalami hal demikian,antri berbaurt dengan banyak orang dan demit demit yang g mau antri alias main dorong bunyikan klakson taatt tiiitt tuutt…wiihh…!!jiiaann….bikin pengantri lainya emosi.
Klo g salah RS1 mengalami ini pas tahun 2006 ya??CMIIW.dari harga Rp 4.500 naik ke Rp 6.000 tapi beberapa bulan kemudian turun lagi jadi Rp 4.500 perliternya.
Naahh yang jadi pertanyaan RS1 sekarang adalah,Perlu g sih kita antri sampai berjam jam untuk mendapatkan BBM dengan harga sebelum naik alias lebih mahal,lah iya klo motor sport masih lumaya,klo motornya matic atau bebek yaaahh…paling pol isi 4 liter sudah g muat lagi tangki
Kalaupun kita harus terpaksa antri sebaiknya kita bagaimana ya??ikut ikutan sruntal sruntul atau slow aja?yaahh klo kita slow di jamin kegeser sama pengantri lainya.IMHO.
Pendapat RS1 sih srutal sruntul ga apa lah yang penting tidak anrki atau merugikan diri sendiri atau orang lain.
Gimana sob,ada yang mau nambahi garam?
