Workshop Blog For Community bersama MPM dan Jatimotoblog

Workshop foto bersama.jpg
Sob,MPM motor mengajak komunitas motor honda yang berada di Jatim untuk mengenal lebih jauh tentang blog.
Tujuan diadakanya Workshop Blog For Community sebagai sarana informasi dan komunikasi untuk menjalin persaudaraan antar club
Sebagai pemateri adalah 3 orang dari Jatimotoblog,yaitu saya sendiri ,kang Heri dan Kang Rio .
Workshop1.jpg
Acara ini di ikuti oleh 40 peserta perwakilan club yang terbagi menjadi 2 sesi.Sesi pertama dimulai jam 08:00 s/d 12:00 dan sesi 2 jam 13:00 s/d 17:00.
Untuk sesi 2 sendiri masih berlangsung saat tulisan ini saya postkan. Workshop2.jpg

Workshop Blog For Community ini adalah kali kedua.setelah tahun kemarin sukses digelar.
Workshop3.jpg

Semoga bermanfaat.

Pelek tidak normal,ban tubeless sering ngempos.

image

Lihat bagian yang dilingkar merah

Sob,kemarin siang pas berangkat kerja saya dihajar motor kesayangan ”si MioS”.tiba-tiba ban ngempos.
Heem…pasti bocor nih ban..
Berhenti dan cek kondisi ban sekitar 5menitan tidak ada bekas pakau atau benda tajam lainya yang menancap di ban mio yang kebetulan adalah ban tubeless.
strong>Semoga saja g bocor…
Akhirnya saya tuntun motor ke bengkel yang jaraknya lumayan bikin kaki pegel,sampai di bengkel langsung di isi angin,Tapi…ban tetap g ngisi.Waaahh…bocor beneran nih…walau g yakin ban beneran bocor
selanjutnya saya coba pindah begkel siapa tau bengkel sebelumnya pompa anginya yang rusak.
Hahahaha…ternyata benar sob,pompa angin di bengkel yang tadi saya minta tolong untuk isi angin itu rusak,karena setelah saya menemukan bengkel yang kedua sampai saat ini ban g ngempos dan memang kenyataanya ban tubeless saya g bocor.
Naahh…kemungkinan yang membuat ban tiba-tiba ngempos adalah pelek yang tidak baik atau pelek mio ini memang cacat,pelek mio saya ini melebar akiban menghantam lubang di titik tertentu sehingga ban tubelees tidak menggigit sempurna (lihat gambat diatas.

Posted by Wordmobi

Coba cat spray kalengan untuk leher knalpot si Mio.

Leher knalpot.jpg

Sob,leher knalpot si mio kurang sedap di pandang karena ada bekas terjatuh 😦
Jatuhnya sih sudah 2 tahun lebih,dan selama 2 tahun pula bekas gesekan anatara leher knalpot dengan aspal saya biarkan.Kebetulan saat bersih-bersih gudang menemukan 2kaleng cat spray hitam sisa untuk mengecat behel mio 2 tahun lalu.
Langsung saja disemprotkan merata ke leher knalpot,pertama saya semprot dengan cat warna hitam biasa kemudian clear warna hitam biar tapil mengkilap.
Alhamdulillah hasilnya lumayan bagus 😀
Tapi setelah motor dihidupkan tercium bau gosong yang ternyata muncul dari leher knalpot yang sudah disemprot cat tadi.
Hehehehehe….sebenarnya saya sudah mengira hal ini akan terjadi,tapi mumpung ada cat nganggur ya di manfaatkan donk 😆
Sebenarnya ada kok cat khusus knalpot yang tahan panas tapi saya lupa namanya,haragan kalau g salah sih sekitar 120ribu hehehe lupa-lupa ingat 🙂

Posted by Wordmobi

Ninja 150 RR itu lokal atau impor?lah kalau Suzuki RG-R?

Ninja 150 RR.png

Sob, hampir Semua motor sport berfairing yang ada di Indonesia itu mahal-mahal,kenapa mahal?mungkin semuanya adalah motor impor,heemmm…seandainya saja mereka dilokalkan pasti dah harganya g semahal sekarang 😀
Nah seingat saya Ninja 150 RR itu juga impor,tapi salah seorang teman ngomong Ninja 150 RR itu lokal alias bukan impor.
Haallaahh….males eyel-eyelan akhirnya saya diam milih aja 😀
Naahh…tapi ada yang belum saya tau nih sob,dulu Suzuki juga sempat punya sport berfairing FXR dan RG-R.
Kalau FXR jelas dia impor lah kalau RG-R lokal atau impor?

Posted by Wordmobi

[PR] AHM Mantapkan Kegiatan Balap Berjenjang Honda 2013

CB150R Racing

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) memulai awal tahun ini dengan memantapkan kegiatan balap berjenjang di tingkat nasional maupun internasional untuk mendukung anak muda pecinta balap Indonesia merintis prestasi di arena balap dunia. Dalam setiap jenjang tahapan, AHM juga melakukan pembinaan terstruktur yang terintegrasi.
Kegiatan balap berjenjang dilakukan melalui pembinaan dan ajang balap tingkat nasional berupa Honda Racing Championship (HRC), Honda Technical Racing Training, Honda Racing School, Kejuaraan Nasional 250cc, Motorprix, dan Indoprix. Di tingkat internasional, AHM mendukung aktifitas balap di ajang FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) melalui Asia Dream Cup (ADC) sebagai arah pembinaan berjenjang menuju ke arena balap dunia.

Di awal tahun ini, AHM juga menyiapkan landasan lain menuju balap dunia melalui keikutsertaan dalam ajang Suzuka Endurance 4 Hours dan All Japan Championship 2013, serta dukungan terhadap pembalap yang berpeluang lolos wild card Moto3.

CB150 Racing 2

 

Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya mengatakan tahun ini menjadi landasan nyata bagi pembalap muda Tanah Air untuk menunjukkan prestasi terbaiknya. Dengan semangat One Heart, AHM berkomitmen terus memberikan tahapan yang terstruktur dan sarana yang tepat untuk mendukung pembalap muda mewujudkan mimpinya berprestasi di tingkat tertinggi.

“Pembinaan melalui berbagai jenjang balap ini diharapkan dapat mendukung pembalap maupun tim balap Honda untuk berprestasi di setiap ajang balap yang diikuti. Kami ikut bangga jika pembalap Indonesia yang kami dukung berhasil meraih hasil terbaik dan berpeluang menuju jenjang berikutnya,” ujarnya.

Aktifitas Balap Nasional
Beragam aktifitas balap tingkat nasional digelar dan didukung AHM. Tahun ini, AHM kembali melanjutkan program pembinaan pembalap masa depannya dengan merekrut bibit-bibit pembalap muda melalui program HRS yang telah memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2010. Pembinaan untuk pembalap berpengalaman juga dilakukan bekerjasama dengan Suzuka Racing School di Jepang.

Melalui HRS ini, AHM membina para pembalap muda dengan mendatangkan mentor-mentor berpengalaman di tingkat nasional maupun internasional. Setelah belajar dan berlatih di HRS, para pembalap muda akan mendapat kesempatan tampil dan bersaing dengan pembalap nasional dalam event one make race, HRC. Jika berprestasi, mereka pun akan mendapat kesempatan bertanding di ajang kejuaraan nasional Motorprix maupun Indoprix.

Selanjutnya, AHM berupaya melakukan pembinaan pembalap di bawah bendera Honda melalui HRC yang pada tahun ini memasuki tahun kesebelas. AHM bersama jaringan Main Dealer Honda akan menggelar HRC di 8 kota (Tangerang, Medan, Malang, Banjarbaru, Purwokerto, Makassar, Tegal, Cimahi) dengan menambah kelas baru 150cc menggunakan motor sport terbaru Honda CB150R StreetFire. Secara total, HRC memberi kesempatan pembalap Honda berprestasi di 7 kelas, yaitu HRC1 (bebek tune-up 125cc 4-tak seeded), HRC2 (bebek tune-up 110cc 4-tak seeded), HRC3 (bebek tune-up 125cc 4-tak pemula), HRC4(bebek tune-up 110cc 4-tak pemula), HRC6 (bebek standar 110cc 4-tak pemula),  HRC7 (matic standar sampai dengan 130cc terbuka), dan kelas terbaru sport 150cc.

Dukungan AHM juga diberikan kepada 6 tim balap Honda di Kejurnas Indoprix dan 14 tim balap Honda di Kejurnas Motoprix di beberapa wilayah penyelenggaraan. Tim-tim balap dukungan AHM yang akan bertarung di Kejurnas Indoprix terdiri dari Honda Banten Racing Team (Gerry Laurent dan Diaz Kumoro Jati), Honda Wahana Dunia Motor Racing Team (M Dwi Satria dan Ahldilla E.D), Honda AHRS Racing Team (Owie Nurhuda dan Ockie Ristan), Honda OEI Racing Team (M. Nurgianto dan Renaldi P.), Honda DAYA Racing Team (Adi Bontot dan Wahyu Widodo, Astra Motor Racing Team (Iswandi Muis dan Denny Triyugo).

Sementara itu,  14 tim balap dukungan AHM di Kejurnas Motoprix terdiri dari 2 tim balap Honda region 1 – Sumatra yaitu Honda Intrac Racing Team (Eko Ryanto dan Martarezza) Honda T7R Racing Team(Teuku Wahyudi,Tonny Rahmawan, Steven Sipayung dan Adrian Aritonang), 6 tim balap Honda region 2 – Jawa yaitu Honda TDJ Racing Team (Tommy Salim dan Derry Irfandi), Honda Rinjani Racing Team (Willy Hammer dan Gilang Pranata), Honda Golden Racing Team(Angga P.A., Andi Gilang, Aditya Pangestu),  Honda Yonex Racing Team (Fedri Effendi dan Yoga Dio), Honda Aries Putra Racing Team (Juni A. S), dan Honda Jayadi Racing Team(Andy Pramana dan Tedy Permana).

Selain itu, dukungan AHM juga diberikan untuk 2 tim balap Honda region 3 – (Bali-NTT-NTB) yaitu ART Bali Racing Team (Roy Nugraha dan Yudha Mandiri) Honda NTB Racing Team (Eko A.P, Ivan Hermawan, Yogi Febrian), 2 tim balap Honda region 4 – Kalimantan yaitu Honda Trio Motor Racing Team (Ismail) dan ART Pontianak (Panji R.S., Faruq Faizal, Yossie Legisadewo), serta 2 tim balap Honda region 5 – Sulawesi (ART Makassar Racing Team (Imam Y.B, Syahbulloh) dan Honda LILO Racing Team(Bobby Alfiantara).

Sebagai upaya memperkuat landasan di balap motor sport, AHM membuka kelas 150cc dengan menggunakan Honda CB150R StreetFire di IRS. Kelas ini menjadi ajang step up dari underbone ke full frame dengan prioritas peserta berusia di bawah 20 tahun. Kelas lain yang dibuka AHM di IRS adalah kelas 250cc dengan menggunakan Honda CBR250R yang memprioritaskan pada pembalap muda berusia di bawah 22 tahun. Pembalap yang berprestasi terbaik di kelas 250cc ini akan menjadi peserta ajang balap tingkat Asia ADC di tahun berikutnya.Selain itu, di kelas kejurnas 250cc, Honda mensupport Denny Triyugo dan Iswandi Muis (ART) serta M Dwi Satria (Honda Wahana Dunia Motor).

“Berbagai tingkat balap motor sport ini diharapkan dapat semakin mengasah kompetensi pembalap untuk berlaga di ajang serupa tingkat internasional.”

Pada tahun lalu, di kancah balap dalam negeri, tim balap Honda telah sukses meraih juara 1 kategori team di kelas 125cc melalui tim ART di arena balap Indoprix. Prestasi gemilang lainnya juga ditunjukkan melalui pencapaian juara 1 MP2 (bebek tune-up 110cc seeded) di Kejurnas Motorprix region 5 (Sulawesi),  juara  1 MP1 (bebek tune-up 125cc seeded), dan juara  1 MP2 (bebek tune-up 110cc seeded) di kejurnas Motorprix region 3 (Bali-NTT-NTB).

Aktifitas Balap Tingkat Asia

Memasuki tahun 2013, AHM memberi kesempatan  kepada 2 orang pembalap muda untuk berkiprah di ajang balap international ADC 2013 dengan menggunakan Honda CBR 250R. Kedua pembalap muda ini merupakan hasil seleksi hasil pemantauan prestasi dan aktifitas mereka sampai 2012, yaitu M Dwi Satria (21 tahun, Jakarta) yang merupakan juara OMR CBR250, dan Gerry Salim (16 tahun, Surabaya) pembalap muda potensial hasil binaan HRS Batch 1, yang juga juara MP3 dan MP4 di OMR Honda 2012.

“Keikutsertaan di ajang balap ini merupakan pintu awal menuju jenjang balap tingkat dunia. Keberhasilan pembalap di ADC akan membuka peluang untuk meraih wildcard di Moto3, yang selanjutnya akan berpeluang menjadi salah satu tim di Moto3 untuk satu musim penuh.”

Tahun lalu, 2 pembalap perwakilan Honda Indonesia berhasil  unjuk keterampilan balap bersaing dengan pembalap dari berbagai negara Asia di ADC. Kedua pembalap tersebut adalah Denny Triyugo dan Iswandi Muis. Dari hasil ADC tersebut, Denny Triyugo masuk ke dalam daftar pembalap yang berpeluang memperoleh wildcard Moto3 2013.

AHM pun turut serta mendukung pembalap di kejuaraan internasional Suzuka 4 Hours Endurance Race dengan menghadirkan pembalap muda Iswandi dan M Dwi Satria. Sementara kejuaraan internasional lainnya yang diikuti adalah All Japan Championship 2013 di kelas Moto2 dengan menggunakan NSF 250. Pembalap yang akan berjuang menunjukkan prestasinya adalah Denny Triyugo.

“Tahapan balap yang tersistematis dan dipersiapkan secara matang ini diharapkan dapat membawa pembalap-pembalap terbaik Indonesia mengibarkan Merah Putih di puncak arena balap dunia.”

Pengen Ganti pelek mio.

warna putih di bibir pelek adalah bekas gesekan antara pelek dengan kaliper rem

warna putih di bibir pelek adalah bekas gesekan antara pelek dengan kaliper rem

Sob,sudah sebulan ini pelek mio geol parah banget akibat menghajar lubang sebulan yang lalu.sempat mau dibenerin (di press) biar normal lagi alias g geal-geol hehehehe…!biaya stel pelek mio soul Rp 100ribu depan belakang. Berhubung lagi tongpes peleknya g jadi di benerin hehehehehe 😆 Ndilalah kok ya pas mampir bengkel lihat pelek lebar,yang saya yain beberapa sobat sudah tau bentuknya,itu tuuu…yang modelnya kyak pelek spin. Lalu coba saya tanyakan ke pemilik bengkel berapa bandrolnya,untuk sepasang pelek dijual dengan harga Rp 540 ribu.lumayan terjangkau laaah…. Masalahnya saya g begitu yakin akan kualitas pelek tersebut,takutnya malah gampang peyang 😀 Hheemmm…galau lagi….

Duren super-super tipiiss.

duriannya kecil kecil 😀

 

Sob,tadi sore menjelang Magrib saya,istri dan sikecil jalan-jalan ke luar kota untuk membeli susunya si kecil,ndilalah (kebetulan) ditengah perjalanan nemu penjual durian yang berjajar di pinggir jalan,dalam hati “kok masih ada jualan durian jam 5 sore” .

Istri pengen nyicipi,oke lah..langsung parkir didepan tumpukan durian dan istri langsung memilah-milah durian.banyak macam durian yang ada di sini mulai 10ribuan sampai yang 25ribuan hehehehe,,jangan disamakan dengan durian monthong yang sebijinya bisa sampai 100ribuan lebih karena meski wujud hampir sama tapi dalamnya beda jauuhhhh 😦

Akhirnya saya membeli 4 buah durian,yang satunya titipan tetangga!

Durian lokal rasanyayang saya beli ini mirip dengan durian monthong ,tapi untuk ketebalan dagingya jauh sob,daging durian montong ini tipis sekali, bahkan saya bisa menghabiskan 10 buah dalam satu kali aksi saking tipisnya daging durian,lain ceritanya jika makan durian monthong,cukup 3 biji daging atau satu baris langsung mblokek (eneg) dan kenyang

Sekarang masih ada sisa 2 buah,siapa yang mau??

Satria FU pancen apik nggawe ban cilik (Boso Blitaran)

image

Ban kecil apik,tapi salah panggon

Lur,saiki nandi ae dalan sing awake dewe liwati mesti eruh motor satria fu sing nggawe ban cilik,ora satria fu thok sakjane sing akeh nggawe ban cilik motor sport koyo vixion,megapro primus,ninja 250 yo enek motor matik tansoyo akeh mio,beat,vario wes…pokoke uakeh tenan lak mung pengen eruh motor mggawe ban cilik ne dalan 🙂

image

Pulsar juda ada

Laaahh…salah siji motor sing tak unekne ne nduwur mau miturut pendapatku sing paling pas nggawe ban cilik iku mau yoiku satria fu,soale bodine satria fu kui ancen ramping alias tipis dadi klop wes,body cilik ban cilik jian mantab tenan iki yen di delok soko sawangan modif motor.
Aku setuju puuool satria fu nggawe ban cilik lak tujuane nggo kontes motor,ngganteng-nggantengan rai rupo motor,tapi yen nggo ugal-ugalan boso gawule alay-alayan ne dalanan umum ngapunten lur kok sajake g pas banget,dudu nggone motor apik-apik nggo pencilakan ne dalan,opo ora eman-eman lak ngragati entek atusan ewu malah enek sing sampek jutaan ngunu 🙂
Yo kudune ngerti panggon lah,masio ngragati motor nggawe duit wong tuane soko kringetmu dewe proyo eman-eman to yoh 🙂
Lagian yen nggawe ban cilik ne dalanan umum kui akeh resikone,musuh nomer siji yoiku polisi,dijamin mrinding eruh polisi golek dalan trabasan,yo lak enek dalan trabasan,lak ora enek piye jal??
Wess…mulai saiki dulur-dulurku kabeh sing mggawe ba cilik ne dalanan umum ndang elingo bahaya lan resikone akibate nggawe ban cilik mumpung rung kadong 🙂

image

Loohhh...yoo kapok pora??

Modif motor ban cilik okemawon tapi kudu pas panggonane.
Wes ngunu tjok ae tulisan boso Blitarane dino Minggu iki 🙂
Minggu ngarep Boso Blitaran siap metu maneh sing mbahas masalah umum sing enek ne sekitare dewe terutama sing enek hubungane karo motor-motoran.

Matur nuwun.

Terimakasih,semoga bermanfaat.

Twitter : @Rudy_Antoni
Facebook : Rudy Antoni
E-Mail : rudy_052@yahoo.com

Slalom pake moge (Gymkhana)edaan tenan!

image

Sob,slalom mobil di Indonesia sudah lumayan banyak,dan setiap tahunya ada perlombaan menyebar di seluruh Indonesia yang di sponsori oleh peodusen rokok.Tapi ini hanya slalom mobil,seandainya ada slalom motor ??

Baca lebih lanjut

Ngreyen motor sing bener kui piye? [Boso Blitaran]

image

Sing kiwo nggone sing nduwe warung

Lur,oleh semingguan iki konco sak kerjoan tuku motor anyar Honda Beat Injeksi rupane biru putih.Naahh…berhubung urung tau ngreyen motor bocae bingung carane ngreyen motor kui piye sing bener? Lah bocahe takon nggone tonggo jarene lak ngreyen motor kon ngegas motor sak pol-pole supoyo tarikane cepet penak.Soko omongane tonngo kui mau akhire motor langsung di gas sak pol-pole pas dinggo budal kerjo. Tibake bocah iki mau sik bingung maneh perkoro motor oleh nggo goncengan opo ora,takone iki nenggonaku,terus tak jawab “oleh” asal manut buku petunjuke,ojo digas luweh soko separo gas. Koncoku langsung nyaut “loh jarene tonggoku g oleh lak urung serpis sing pertama. “Sing bener sing endi iki” bocae bingung mergo akeh omongan sing mlebu. Sing kiro-kiro piye lur ngreyen motor kui,monggo dirembug bareng 🙂

Terimakasih,semoga bermanfaat.

Twitter : @Rudy_Antoni
Facebook : Rudy Antoni
E-Mail : rudy_052@yahoo.com